Telah 10368000 detik,hah kenapa detik?,iya karena 1 detik sangat berarti bagiku, aku tidak menjumpai jasadmu,wahai kekasih ku......,segumpal rindu ah bukan.....bergumpal-gumpal rindu mengumpul di dadaku,seolah menunggu terbuka katupnya untuk kemudian tercurahkan.mawar itu telah layu,menunggu sang pemilik yang tak kunjung datang,harumnya pun sudah berkurang,akan tetapi ada suatu unsur yang tidak nampak,yang membuat mawar layu ini tetap bertahan,walau dengan segenap susah payah dan engah yang tertahan.......
wahai kekasih.....aku di sini menunggu perjumpaan denganmu wahai yang kurindu.......

No comments:
Post a Comment