Wednesday, December 30, 2015

Balik ke akar

Sebelum masa kuliah hingga menjelang berakhirnya masa kuliah ,saya nggak begitu ngeh dengan ke NU an ,mengingat saya malah sempat mengikuti jama'ah tabligh,terus sering mendengarkan dakwah di kampus yang kebanyakan adalah dari pemuda Muhamadiyah ,bagi saya yang peting islam.

Hingga suatu saat saya baru menyadari akan kentalnya ke NU an di keluarga saya ,terutama pihak ibu yang cucu pendiri NU kecamatan Subah Pada Tahun 1954 setelah sebelumnya NU masih bergabung dengan Masyumi.

Ibu saya adalah guru agama SD ,yang sangat NU banget amalannya,beliau tidak banyak bicara soal agama ,ibu lebih ke pendiam.

Ketika saya telusuri memang kakek dari ibu dan kakek dari nenek adalah seorang Kyai ,yang pernah berjuang melawan penjajah,dalam wadah NU tentunya seperti laskar Hizbullah dan sebagainya.

Pada masa kuliah saya yang waktu itu mendapat pemikiran baru tentang islam banyak mengkritik amalan amalan orang NU di desa seperti tahlilan yasinan dan lain sebagainya.
belakangan malah banyak peristiwa yang membuat saya lebih cocok dengan sistem yang ada di NU.

Cerita Simbah............(Menapaki sejarah leluhur )

Ada satu hal yang misterius kenapa canggah saya dari pihak ibu exodus dari surakarta ke daerah limpung,menurut nenek dan paman bahwa sebenarnya canggah (di atasnya buyut ) adalah orang keraton solo entah alasan apa yang membuat beliau pergi dari surakarta menuju tempat kelahiranku sekarang ini.

Anaknya Canggah yaitu Mbah Buyutku dari pihak ibu ,kenapa hanya dari pihak ibu yang saya bahas ? karena dari pihak ayah saya lebih nggak jelas lagi,hanya sampai kakek saja,sebetulnya saya sesalkan kenapa mereka tidak mendokumentasikan silsilah dan asal usul mereka,sehingga anak cucunya yang kebetulan hobi dengan ilmu sejarah bisa menapak tilas jejak leluhur.

saudara saya yang lain mereka tidak peduli akan sejarah moyang mereka.

Kembali ke cerita nenek adik dari kakek pihak ibu,

Kakek Buyut pada jaman belanda adalah seorang Guru ,akan tetapi melarang anaknya yaitu kakek saya untuk menjadi pegawai negeri ,karena hanya akan menjadi kacungnya londho,kakek saya di ceritakan pas jaman perang malah pergi suluk ,selama 40 hari hanya makan pisang ,sehari 1 buah pisang.

Pas Jaman muda bertapa bersama kedua temannya ,di ceritakan saat bertapa ada suara yang mengatakan bahwa ketiga orang itu telah mencapai level Tuhan ,Lha kok mirip cerita Syaikh Abdul Qodir ya waktu ada iblis mau nipu beliau terus beliau tahu kemudian di bentaknya setan tersebut,kembali ke kakek buyut dan ke 2 temannya.
teman yang satu percaya dan menjadi seorang kejawen yang pada saat mau meninggal meramalkan saat kematiannya sendiri ,anehnya pas mau mati nggak jadi hari itu ,sampai nanggap barongan cerita orang-orang dulu,mau meninggal nanggap barongan.walaupun akhirnya meninggal juga.

Teman yang satunya lagi malah menjadi pemeluk hindu ,orangnya baik bahkan saya pernah berjumpa saat masih kecil ketika saya ikut ibu saya ngajar di SD ,karena beliau menjadikepala sekolah ibu saya.



Kakek buyut terkenal dengan sebutan Mbah Guru ,karena selain sebagai guru sekolah juga guru ngaji anak-anak di kampung,yang katanya terkenal galak karena nggak boleh salah sedikitpun dalam pelafalan,sehingga bahkan cucunya sendiri nggak tahan di ajar beliau,hanya cucu nomer 1 saja yang kuat,ibu saya termasuk agak kuat tapi ya nggak kuat banget,apalagi pak lek saya.mana tahaaaan.
Pada jaman kakek buyut saya orang di desa itu masih jarang yang sholat,pondok pesantren belum musim di daerah saya,walaupun 10 km dari desa saya dulu pernah jadi basis perjuangan Kyai Ahmad Rifa'ai pahlawan nasional yang makamnya ada di manado karena oleh belanda di buang ke sana.

Suatu saat ketika nenek muda mendapati bahwa di depan namanya ada tulisan Rr,atau Raden Roro ,sedangkan depan nama kakek saya Rm atau Raden Mas,ketika di konfirmasikan kepada kakek buyut beliau menjawab nggak usah raden radenan , tiap ada kelahiran anak-anak, beliau tidak pernah melaporkan ke keraton.
hingga sampai sekarang sejarah asal usul keluarga saya dari pihak ibu masih gelap dan misterius.

Saya penasaran apa penyebab kakek canggah saya pergi dari solo ke limpung ?, apakah kakek canggah saya melakukan kesalahan ?

menurut cerita terakhir dari nenek bahwa sanya kakek canggah adalah seorang mantri garam jaman belanda.

bagaimanapun sebagai seorang keturunan saya hanya bisa berkirim do'a agar apabila ada kesalahan yang di lakukan leluhur saya mohon mereka di ampuni ALLAH SWT......
Khususon ila ruhi Mbah Buyut Kyai Shobari Bin Raden Musa Al fatehah .........

Tuesday, December 29, 2015

Memanusiakan manusia

di suatu komunitas hanya yang besar besar dan berharta saja akan di hargai,sedangkan yang kecil kecil ,kelas kacung nggak bakalan di rengges apalagi kalo lagi ngomong,tapi begitu yang ngomong orang kaya besar dan terpandang maka rame rame yang nanggepin.

flasback cerita guruku
semua orang tidak ada yang menyangka bahwa yang menjadi penerus dari guru sebelumnya adalah seseorang yang nggak pernah kelihatan yang kerjaanya menyusun sepatu maupun sandal para jemaah yang lain.

ah sudahlah males ,mending ngilang dalam damai


Cling !

Pulang pengajian sampai ketemu biksu terus masih berkutat dengan bug theme

pada acara kemarin malam,aku dan kawanku pulang terakhir ,sejak pertama kali bertemu dengan dia si kawanku ini,kami memang selalu kebagian peran figuran  sebenarnya  aku mau pulang juga ,tapi nggak tega dia nggak ada kawan buat beres beres.

sejak 2007-2008 ,waktu itu aku masih jomblo ,aku menikah di tahun 2010 eh kawanku masih saja jomblo di tahun 2015 yang penghujung ini.

dan memang sih sebenarnya enak kebagian peran yang nggak menonjol,bagian beres beres,bagian yang baru di inget ketika di butuhkan,dan ketika sakit nggak ada yang perduli.

jadi sepulangnya dari acara sekitar jam 01.30 an malam eh dini hari ya ? dia bingung mau tidur di mana ,terus tak suruh ke kontrakanku saja,sampai jam 03.00 dia ijin tidur sebentar eh belum 03.30 dia bangun dan pamit pulang,kasian rumahnya jauh di gamping sana,kalo dari tempatku ya ujung ke ujung kota jogjakarta.

besoknya aku mau kerja kepalaku berat banget ya karena aku kurang tidur dan selalu melek malam dan untuk tidur pun nggak bisa pules pules amat karena dua anak laki-laki ku mereka amat sangat aktif.

alhasil aku di tanyain kok kerjaan belum beres juga,ketika aku mulai ngerjain tugasku eh kok ketemu error aja ,maksudku ketemu kelemotan yang bikin aku sakit kepala.

istriku minta pergi keluar mau ambil uang di atm (hutangan) ,ya sudah aku turuti saja ,ngalahi,sesudah ambil uang ,anak yang nomer 1 minta yamie panda di jalan seturan yang harga perporsi nya cuma 7000 lumayan murah di banding mie ayam.

pas mau masuk ada nampak seorang tionghoa berkepala plontos masuk ,istriku bilang eh ada biksu,nah waktu kami di kasir (di yamie panda kalau mau makan bayar dulu),rupanya biksu ini lagi minta sumbangan dengan membawa mangkuk,oleh istriku di kasih Rp.2000 (rong ewu) ,eh biksu ini ngetuk ngetuk mangkuk isi uang yang di pinggir nya ada nominal Rp.20.000 (rong puluh ewu) ,gak konsen karena lagi di depan kasir kami kasih aja 20 rebu itu,eh pas sampe di atas istriku gelo bukan main ,sambil berkata dia kan bukan muslim yah,terus minta nya maksa lagi 20 ribu kan mayan buat jajan anak anak,aku juga gelo sebenarnya tapi aku diam saja karena berusaha menenangkan diri,sambil merenung,untuk menenangkan istriku aku berkata sudah ikhlasin aja biar jadi ibadah dan dapet pahala dari Gusti ALLOH ,sambil nerusin lagi walaupun bukan muslim dia kan yang bikin Gusti ALLOH,yang menskenariokan peristiwa tadi kan Gusti ALLOH.
Sampai sekarang aku masih mikir apa ya hikmah di balik peristiwa ini ?,aku bilang sama istriku untuk berkhusnudzon saja,ada hal baik di balik peristiwa ini.
aku teringat Guru ku pas malam bercerita kepada Gus Faiz,Gus Darul,Pak Joko ,aku dan ki wawan.
bagaimana nasehat beliau kepada istri beliau yang sedang kena musibah,sangat indah dalam menyikapinya,bahkan beliau meminta istri beliau untuk mendoakan kami para murid beliau ,apalagi murid beliau yang masih dalam kelalaian (contohnya aku),melihat kenyataan seperti ini ,aku  berpikir ,kurang apa beliau ini begitu memikirkan murid murid beliau,kok ya masih ada yang tega memusuhi beliau,tidak senang kepada beliau,kurang apa coba ? ah sudahlah ,toh beliau juga mencontohkan untuk tidak mendendam dan membalas yang memusuhi dan tidak suka kepada beliau.

akhirnya kami pulang hampir maghrib,mungkin karena pengaruh minum es lemon tea ,kepalaku bagian belakang sakit bukan main,alhasil ku bawa tidur saja,pulang tadi niatnya mau langsung kerja eh gak kuat ,sudahlah aku pasrah kalau bos ku marahin aku.

pagi ini aku mulai kerja lagi eh masih aja lemot minta ampun untuk upload saja,sebelumnya untuk memastikan karena hosting atau theme nya yang banyak bug ,aku buka juga dashboard yang lain,nggak masalah lancar lancar saja,akhirnya aku nulis tentang problem ini yang di tanggapi rekan progamer dia mau nyari bug nya ada di mana.