Saturday, February 16, 2019

Meminta tolong dengan perintah bahasanya sudah berbeda ....
Lha ini minta tolong , merepotkan mau ngrepotin ceritanya eh kok bahasanya kayak atasan ke bawahan .
Padahal bukan atasan bukan bos cuma sekadar hubungan iparan.
Sudah gitu di jawab dengan pertanyaan eh jawab nya nyolot.

Orang ini sudah sombong ,sudah mulai ngutak atik dapur orang juga.

Menyebalkan !!!
Ya itulah ku rasa kata kata yang tepat .....
Gini .....
Aku ceritain....
Ada sebuah proyek ,kemudian pelaku dalam proyek itu membentuk sebuah grup di telegram....

Nah kemudian masing masing di kenai kewajiban posting 150 link sehari.

Aku udah riset keyword dan ku setorkan kepada leader .

Tapi nomer khusus yg buat cs ku search gak ada nongol kata yang buat proyek kami.
Salah satu member nanyain nya ke aku ,udah bikin apa belum ,tentu saja belum lah ,males aku ,masak aku aja yang harus posting.

Sunday, February 10, 2019

Siang itu hujan turun dengan deras ........
Terdengar azan waktu sholat zhuhur berkumandang.....

Saya keluarkan motor sambil membawa 4 galon kosong , sebenarnya ada beberapa galon lagi ,akan tetapi hanya 4 galon yang bisa saya bawa seorang diri menggunakan motor.

Sampai di tempat pengisian galon milik teman saya,hujan turun makin deras.

Selesai membayar dan memberikan ancer-ancer​ rumah kontrakan yang baru,saya menuju masjid untuk sholat zhuhur.

Usai sholat zhuhur ,dari kaca jendela masjid saya lihat bang Dodi berdiri sambil membawa payung,ternyata di sana ada Defri sedang duduk,nggak kelihatan dari dalam.

Setelah bersalaman saya ikut duduk.....

Defri bertanya tentang pro pas dan grup WA nya ,saya bilang nggak tahu ,karena memang saya nggak tahu.....walaupun sebelumnya saya pernah di tawarin masuk grup WA.

Tak berapa lama Ustadz Husein berpamitan ,tinggal saya dan Defri di teras masjid.

Lalu kami ngobrol ,tentang banyak hal dari politik ,agama sampai isu isu sosial yang berkembang di negara ini.

Obrolan kami ternyata sangat lama ,kurang lebih 3 jam.

Tiba tiba anak ku yang kedua muncul bersama teman temannya (temannya lebih besar) ,menyusulku.

6 orang anak yang bersama anakku itu ramai-ramai naik motorku.

Sesampainya di rumah istriku sudah marah-marah ,mukanya di tekuk , cemberut.

Aku heran kenapa untuk beli lauk saja harus nunggu aku,kalau memang aku terlalu lama kan bisa menyusulku ke masjid ,tinggal pake motor.

Ini yang paling bikin aku males ,dan muak , kenapa aku harus standby macam pembantu aja,aku ini kan suami kepala keluarga,aku harus bebas berekspresi dan bergaul serta berkawan,toh tidak sering sering aku ngobrol sama orang .

Nampak nya ini turunan dari ibu mertuaku yang suka nginjak injak suami dan maunya menang sendiri.

Friday, February 8, 2019

Gangguan lagi dari anak anak tetangga

Pindah ke kontrakan baru ,tadinya aku lumayan lega karena kupikir bisa tenang bekerja di pagi siang hari.

Ternyata sama saja ,anak anak tetangga ku keluar masuk rumah dan kejar kejaran ,nggak ada sopannya sama sekali.

Salah satu yang tidak ku sukai mereka suka keluar masuk kamar tidur.

Cara berbicara mereka pun teriak teriak.

Aku heran ,mereka ini kayak orang bar bar ,di rumah nya seperti tidak pernah di ajarin sopan santun.

Terus terang aku setress ,mau kerja nggak konsen karena mereka anak anak itu bakalan gangguin.

Solusi dan alternatif nya aku harus begadang.

Thursday, February 7, 2019

Tidak Suka Di Ganggu

Sebenarnya aku paling males kalau ada acara keluarga dari .......
Aku gak suka ketemu sama kakaknya yang sok pintar sok suci maunya menang sendiri ,dan suka meremehkan,

Ngomong-ngomong tentang kakaknya itu ,dia suka ngatur, ngomong nya suka menyakitkan hati,dan anaknya yang pertama itu mirip sama dia ,nakal dan menyebalkan ,mulutnya usil dan suka mengganggu.

Beberapa kali aku mendapati dia sama anakku itu tatapan matanya nggak enak menunjukkan rasa nggak suka ,kelihatan banget di matanya yang menyebalkan itu....

Coba bayangkan sudah jelek orang nya sombong ,angkuh dan sok.

Keluarga suaminya pun 11/12 sama dirinya ,Menyebalkan!!!
Paling males kalau harus ke tempat orang tua suaminya.

Istriku itu selalu membelanya,dan yang menyebalkan dia selalu nggak melihat langsung perlakuan nya kakak nya yang menyebalkan itu kepada ,aku dan anakku.

Pernah suatu ketika di Medan pas ada acara keluarga ,aku melihat langsung dia memelototi anakku yang pertama,nah anakku itu mendorong dia akhirnya (dalam hati aku sukurin) bagus anakku !!! Kalau perlu hajar dia!!!

Kemudian ketika di rumah ibu mertuaku waktu ada acara nikahan adik iparku ,waktu itu dia melotot kepada anak keduaku di depan mataku , seperti nya memang dia sengaja untuk membuatku sakit hati!!!

Sejak dulu aku memang nggak suka sama dia ,ibu mertua ku juga gak punya perasaan....
Waktu itu anakku yang pertama lahir ,lha kok kakaknya yang pertama itu suruh kasih nama,aku nggak di tanya setuju atau nggak,kan bangsat itu namanya!!!! Sungguh muak aku sama mereka , menyakitkan hati ku.

Kalau boleh aku ingin mereka musnah ,atau kalau nggak jauh dari mereka.

Sebenarnya aku kehilangan rumah dan pekerjaan waktu itu karena kakak nya yang kedua itu merengek nyuruh istriku ini ke Medan.

Aku nggak ingin ikut sebenar nya.

Akhirnya bapakku yang selalu terjepit hutang akibat istri keduanya yang merusak dan mengganggu rumah tangga ibu dan bapakku.
Punya alasan untuk menjual rumah yang di bangun oleh ibu ku Almarhumah.....

Aku tahu sendiri bahwa rumah itu ibuku yang membangun,akan tetapi bapakku mengeklaim bahwa itu adalah hasil kerja kerasnya.

Aku capek Ya ALLAH.....aku pengen semuanya ini selesai,aku gak di hina dan di ganggu lagi,gak di remehkan lagi,aku cuma pengen di hargai.