Tuesday, February 24, 2015

Siang hari yang panas pada bulan ramadhan,beberapa anak muda turun ke ladang,mereka menunggu colt diesel yang mengangkut kotoran sapi dari kulim,kira kira ada 20 karung,kotoran sapi yang masih hangat,basah.
Ternyata satu karung sangat berat,di ladang ada seorang laki laki paruh baya yang mengkomando mereka menggotong kotoran sapi,si supir sebenarnya bagian dari anak-anak muda tersebut,akan tetapi setiba di ladang yang sedang panas panas nya itu dia hanya duduk di rumah rumahan di pojokan ladang,sambil membaca koran.sementara para pemuda yang lain mengangkut kotoran dalam keadaan sempoyongan.bahkan sampai ada yang terjatuh ke dalam selokan yang cukup dalam.
Dalam keadaan panas,haus dan kelaparan mereka seperti romusha yang entah untuk apa mereka berkotor kotor berjibaku dengan kotoran sapi ,perlu di ketahui bahwa tanaman di kebun tersebut tidak ada yang berbuah dan menghasilkan.
sementara para orang tua dan para petinggi hanya bisa menyuruh tapi tidak berpikir bahwa ini bulan ramadhan yang panas,mereka tidak sadar telah berlaku zholim.pantas saja tidak ada hasil apa apa ya karena ada hati yang tersakiti dan rasa terpaksa sehingga muncul ketidak ikhlasan.
kini semua orang telah pergi dari sana ,hanya tinggal beberapa orang yang memang sudah beranak pinak di sana.
sedangkan bagi yang hatinya tidak berada di sana,memilih pergi dari sana.
dan ladang tersebut entah bagaimana sekarang,ada kenangan manis dan pahit di sana.
hufff...........(menghela nafas panjang)

No comments:

Post a Comment