Saturday, February 7, 2015

Warung Megono Mas Subkhi


Sudah beberapa jum'at ini,saya keluar dari ruangan utama masjid  berbarengan dengan mas subkhi,seperti biasa ada saja yang kami obrolkan,mas subkhi ini tiap pagi jualan nasi megono beserta gorengan di longopan ( gang masuk) desaku ,arah menuju masjid.
sebuah dialog antara saya dengan mas subkhi :

"Mas ,wis ping telu iki aku kecelik,sampeyan ora dodolan yo?"
(Mas,sudah 3 kali ini saya kecelik,kamu gak jualan ya?)
"Ha'a Mas lha warunge lagi di bongkar"
(iya mas warungnya sedang di bongkar)
"Oalah tak pikir pindah nggon"
(oalah saya pikir pindah tempat)
"Lha saiki sampeyan dodole nang ngendi?"
(lha sekarang kamu jualannya di mana?)
"oh ,ora mas saiki nang umah ndisit ,leren"
(oh ,nggak mas sekarang di rumah dulu ,rehat)
Whe lah batinku "wah terpaksa aku cari sego megononya di banyuputih ini"

"Yo wis mas ayo mampir umahe nyong"
(ya sudah mas,ayo mampir ke rumahku)
Kapan kapan bae mas,selak pingin bali kiye
(kapan-kapan saja mas,keburu pingin cepet pulang)
Dan akhirnya kami pulang ke rumah masing-masing.




No comments:

Post a Comment