Sunday, February 10, 2019

Siang itu hujan turun dengan deras ........
Terdengar azan waktu sholat zhuhur berkumandang.....

Saya keluarkan motor sambil membawa 4 galon kosong , sebenarnya ada beberapa galon lagi ,akan tetapi hanya 4 galon yang bisa saya bawa seorang diri menggunakan motor.

Sampai di tempat pengisian galon milik teman saya,hujan turun makin deras.

Selesai membayar dan memberikan ancer-ancer​ rumah kontrakan yang baru,saya menuju masjid untuk sholat zhuhur.

Usai sholat zhuhur ,dari kaca jendela masjid saya lihat bang Dodi berdiri sambil membawa payung,ternyata di sana ada Defri sedang duduk,nggak kelihatan dari dalam.

Setelah bersalaman saya ikut duduk.....

Defri bertanya tentang pro pas dan grup WA nya ,saya bilang nggak tahu ,karena memang saya nggak tahu.....walaupun sebelumnya saya pernah di tawarin masuk grup WA.

Tak berapa lama Ustadz Husein berpamitan ,tinggal saya dan Defri di teras masjid.

Lalu kami ngobrol ,tentang banyak hal dari politik ,agama sampai isu isu sosial yang berkembang di negara ini.

Obrolan kami ternyata sangat lama ,kurang lebih 3 jam.

Tiba tiba anak ku yang kedua muncul bersama teman temannya (temannya lebih besar) ,menyusulku.

6 orang anak yang bersama anakku itu ramai-ramai naik motorku.

Sesampainya di rumah istriku sudah marah-marah ,mukanya di tekuk , cemberut.

Aku heran kenapa untuk beli lauk saja harus nunggu aku,kalau memang aku terlalu lama kan bisa menyusulku ke masjid ,tinggal pake motor.

Ini yang paling bikin aku males ,dan muak , kenapa aku harus standby macam pembantu aja,aku ini kan suami kepala keluarga,aku harus bebas berekspresi dan bergaul serta berkawan,toh tidak sering sering aku ngobrol sama orang .

Nampak nya ini turunan dari ibu mertuaku yang suka nginjak injak suami dan maunya menang sendiri.

No comments:

Post a Comment