Saturday, February 14, 2015

Akankah saya masuk surga?

Kembali ke masa kecil di mana saya teringat kata-kata ibu saya "bahwa untuk masuk surga itu sangat sulit"
Mungkin maksud ibu saya waktu itu untuk mengingatkan saya agar beribadah secara lebih rajin lagi dan taat menjalani peribadatan dan aturan agama.ya saya akui masa kecil saya termasuk anak yang nakal dan semau gue,saya masih ingat ketika tiba masa belajar ngaji (membaca Al Qur'an ) saya selalu berusaha kabur,ketika SD juga ada kewajiban untuk sekolah sore (Madrasah Diniyah) semula saya rajin berangkat ,akan tetapi ketika saya mengetahui bahwa ibu saya ternyata kebagian mengajar juga,dan waktu itu entah kenapa saya malah malu bukannya bangga kalau ibu saya ternyata juga di percaya mengajar program diniyah.kebetulan ibu tidak pernah mengatakan kepada saya tentang ibu juga mengajar sekolah sore,jadi saya selalu mencari info sebelum sekolah sore di mulai apakah ibu saya hari itu akan mengajar di kelas saya.ternyata karena banyak sukarelawan yang mengajar sekolah sore ibu hanya mengajar beberapa kali saja,hal ini membuat saya lumayan lega.
Kembali ke persoalan saya selalu melarikan diri ketika tiba waktu belajar ngaji oleh ibu saya,ya untuk urusan belajar basic basic fundamental ritual agama (belibet hehehe) saya kecil memang termasuk bandel dan pemberontak,Ustadz yang di datangkan untuk privat ngaji pun tidak bisa menaklukan saya,jadi ustadz itu selalu dapat perlawanan dari saya,untungnya adik perempuan saya termasuk penurut dan cepat daya tangkapnya sehingga ustadz irfan (almarhum) lumayan lega juga masih ada muridnya yang nurut.
Kakek saya lah yang bisa membuat saya menurut dan mengajari saya ngaji dan sholat ,entah kalau sama kakek,saya begitu sayang dan cinta kepada beliau,sehingga sulit untuk tidak menurut kepada beliau.
Setelah beberapa waktu kadang salah satu kenangan akan ibu saya ya waktu beliau berkata bahwa masuk surga itu sulit,waktu itu ibu tidak berpanjang lebar bercerita,akan tetapi di kemudian hari saya menemui banyak cerita tentang ahli ibadah yang merasa dia masuk surga karena ibadah nya bukan karena kasih sayang ALLAH SWT sehingga di infokan kepada dia lewat nabi Musa As ,bahwa ahli ibadah tersebut ahli neraka,ya hal itu membuat dia sedih banget ,justru ketika dia menunjukkan ketulusan ,bahwa dia mohon agar badanya di besarkan untuk menghalangi api neraka ,kemudian ia dapet istilah nya amnesti atau ampunan dari ALLAH SWT,yang di infokan melalui nab Musa As


No comments:

Post a Comment