Sunday, February 15, 2015

Jangan Serang yang berbeda keyakinan denganmu ketika mereka tidak mengganggumu

Terus terang saya tidak menyukai orang yang menyerang keyakinan atau agama orang lain apalagi menyerang intern islam yang bersebrangan dengan dirinya.

Karena saya sendiri sebisa mungkin nggak mau menyerang keyakinan agama lain maupun pemahaman intern islam yang berbeda dengan yang saya yakini,kecuali orang tersebut menyerang keyakinan saya ,maka saya akan mempertimbangkan untuk membalasnya ,seperti kita tahu di dalam intern islam sendiri terdapat orang orang yang merasa alirannya/organisasinya paling benar sehingga berhak mengkritisi dan melabeli sesat hanya karena tidak sepaham dengan dirinya,bahkan lebih ekstrem lagi berani mengkafirkan dan menerakakan yang tidak sepaham dengan dia.
Yang menjengkelkan adalah ketika pahamnya kita kritisi balik maka dia akan marah marah dan naik darah dan mengajak eyel-eyelan (baca : Debat) .
Hal semacam itu bikin capek saja,kalau lagi mood ya biasanya saya layani, kalau lagi males maka saya tinggal pergi.
Saya pernah di chat sama mantan kolega ,dulu kami sama sama bekerja di sebuah sekolah swasta di pekanbaru,orang ini tahu kalau saya itu bukan kader maupun simpatisan partainya dia,maksud dia nge chat saya adalah menanyakan WA istri saya,tanpa assalamualaikum dan tanpa adab yang baik langsung dia nanyain WA istri saya,saya jelas tersinggung,karena saya muslim maka saya mempunyai hak untuk di beri salam,orang ini pernah mengkritik dan menghina tarekat yang saya ikuti,hanya karena ada salah satu pecahan tarekat di sumatra barat yang berlebaran duluan,padahal oleh para guru kami di perintahkan untuk mematuhi ulil amri minkum,jadi lebaran kami ya mengikuti ketetapan MUI dan pemerintah, nah sampai di sini dia sudah menghakimi ,saya heran orang pengajian tapi mulutnya gampang sekali menyakiti hati orang lain.waktu itu saya diamkan,ada teman yang satu tempat kerja kebetulan juga temen ngaji,berusaha menerangkan,tapi tetep saja orang tersebut melecehkan,karena saya di ajarkan untuk menghindari perdebatan maka kami diamkan,akhirnya ALLAH SWT sendiri yang membalas,petinggi-petinggi partai tersebut di permalukan,di tangkap kpk ,waktu itu publik ramai ramai menghujat mereka ,meskipun saya pernah sakit hati karena selain di hina oleh oknum kader militan partai tersebut,juga di tipu uang saya untung nggak banyak hanya 300 ribu,saya nggak serta merta ikutan menghina.saya cuekin saja pemberitaan yang santer dan saya baca di socmed banyak di antara mereka melakukan pembelaan diri ,ya begitulah rasanya ketika kalian melabeli dan menghakimi yang tak sepaham dengan kalian.

No comments:

Post a Comment